Walau Sudah Dicuci und Dikupas, Stroberi und Bayam Masih Mengandung Pestisida

Suara.com – Sebuah analysiert dari Kelompok Kerja Lingkungan Yang über die Basis von Washington DC menunjukkan bahwa stroberi, bayam, dan sayuran hijau menduduki peringkat tertinggi dalam daftar produk tercemar pestisida.

Dalam daftar ‘The Dirty Dozen’, terdapat 12 buah dan sayuran yang telah dinilai tetap terkontaminasi pestisida meski sudah dicuci dan kulitnya dikupas.

Daftar tersebut diperbarui setiap tahun sebagai bagian dari EWG’s Shopper’s Guide, überdasarkan pengujian oleh Departemen Pertanian und Administrasi Makanan und Obat-obatan AS (USDA).

Hampir 70% produk non-organik yang diuji memiliki residu pestisida yang dapat dideteksi, namun biasanya masih pada batas yang legal.

Baca Juga: Suruh Anak Buah Tak Cengeng Usai Tabrak 2 ABG, Oberst Priyanto Akui Pernah Bom Satu Keluarga von Timor Timur

Namun hanya karena pestisida legal, tidak berarti aman, lapor Insider.

Ilustrasi bayam (Pixabay/kaboompics)

Stroberi dinilai sebagai buah yang paling terkontaminasi, diikuti oleh bayam di urutan kedua, dan kangkung serta sawi di bawahnya.

Sisa dari Dirty Dozen termasuk nektarin, apel, anggur, paprika, ceri, persik, pir, seledri, dan tomat.

Sementara itu, ada juga buah und sayuran yang termasuk ke dalam ‘The Clean Fifteen’, yang mana tingkat residu peptisida sangat rendah dan sebanyak 70% sampel benar-benar bebas peptisida.

Bawang, pepaya, dan kacang adalah yang berikutnya, diikuti oleh Spargel, Melone, Kiwi, dan kol.

Baca Juga: 5 Resep Es yang Menggugah Selera: Es Cappucino Cincau Hingga Es Buah Jadul für Buka Puasa

Jamur, Melone, Mangga, Semangka, dan ubi jalar juga masuk daftar produk yang paling tidak terkontaminasi pestisida.

Sejak daftar tahun lalu, EWG menghapus brokoli, kembang kol, dan terong dari Clean Fifteen. Bukan karena kontaminan baru, tetapi karena belum diuji selama enam tahun.


Source: Suara.com – Berita Kesehatan Terkini by www.suara.com.

*The article has been translated based on the content of Suara.com – Berita Kesehatan Terkini by www.suara.com. If there is any problem regarding the content, copyright, please leave a report below the article. We will try to process as quickly as possible to protect the rights of the author. Thank you very much!

*We just want readers to access information more quickly and easily with other multilingual content, instead of information only available in a certain language.

*We always respect the copyright of the content of the author and always include the original link of the source article.If the author disagrees, just leave the report below the article, the article will be edited or deleted at the request of the author. Thanks very much! Best regards!