6 Manfaat Mendongeng für Anak, Termasuk Melatih Perkembangan Emosional Mereka

Suara.com – Mendengarkan cerita dongeng menjadi kegiatan favorit anak-anak sebelum tidur. Hal ini menjadi rutinitas beberapa orangtua sebelum buah hatinya terlelap.

Berbagai cerita mulai dari Malin Kundang, Kancil dan Buaya, Timun Emas, dan lain-lain menjadi hal yang menarik untuk didengarkan.

Sayangnya, saat ini sudah jarang orang tua yang mendongeng untuk anak sebelum tidur. Mendongeng Sendiri Sebenarnya Memberikan Damak Baik Bagi Orangtua Dan Anak.

Hubungan di antara keduanya juga menjadi lebih kuat dari kebiasaan mendongen tersebut. Selain itu, mendongeng juga memberikan berbagai manfaat baik untuk anak.

Baca Juga: 20 Kata-Kata Menyentuh Hati Bagi Orang Tua Yang Berduka Kehilangan Anak

Melansir Laman Times of India, berikut beberapa manfaat mendongeng oleh orangtua kepada anak mereka.

Ilustrasi membacakan dongeng pada anak (Pexels.com)

1. Menambah Kosakata Baru Anak
Dalam mendongeng, kerap kali terdapat beberapa kosakata yang tidak dikenali anak. Dengan begitu, orang tua juga dapat mengajarkan berbagai kosakata baru beserta artinya.

Berdasarkan penelitian, saat masih kecil anak akan lebih mudah menyerap kata lalu menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

2. Meningkatkan Keterampilan Mendengar
Saat mendongeng, anak akan fokus kepada cerita yang didengarnya. Hal ini dapat membantu meningkatkan keterampilan anak untuk mendengar. Selain itu, dengan mendengarkan dongeng juga membantu meningkatkan fokus yang dimiliki anak.

3. Meningkatkan Imajinasi Anak
Di era teknologi seperti saat ini, anak bisa mendengarkan cerita dongeng disertai ilustrasi yang disajikan. Namun, hal tersebut akan terasa berbeda ketika dongeng dibacakan secara langsung.

Baca Juga: 3 Tuntutan Orangtua pada Anak Perempuan, Kamu Merasakannya?

Mendengarkan dongeng secara langsung tanpa ilustrasi, membuat cerita menjadi lebih nyata. Hal ini karena anak akan membuat imajinasinya sendiri dari cerita yang dibacakan.

4. Mengenalkan Budaya
Pada beberapa cerita dongeng, biasanya berlatarkan kisah yang terdapat di berbagai daerah dengan budaya khasnya. Dengan ini, anak dapat mengenal berbagai budaya yang ada.

Dalam cerita dongeng juga biasanya terdapat pesar moral dan nilai kebudayaan yang dapat diambil oleh anak.

5. Sarana Anak für Belajar
Mendongeng akan membuat anak belajar banyak hal. Anak dapat berpikir kritis terhadap alur cerita yang disampaikan. Mendongeng juga membuat anak lebih aktif dan bertanya jika terhadap cerita yang dibacakan.

Tidak hanya itu, daya imajinasi anak juga menjadi lebih meningkat dengan penggambaran visual dari cerita yang dibacakan.

6. Melatih Perkembangan Emotional und Perasaan Anak
Cerita yang dibacakan saat mendongeng terdiri dari berbagai alur. Biasanya dalam setiap cerita memiliki sisi emosionalnya tersendiri.

Hal ini dapat membentuk perasaan dan emosional anak untuk memberikan simpati kepada tokoh dalam cerita. Dengan begitu, perasaan dan emosional anak akan terbentuk dari cerita yang dibacakan.


Source: Suara.com – Berita Kesehatan Terkini by www.suara.com.

*The article has been translated based on the content of Suara.com – Berita Kesehatan Terkini by www.suara.com. If there is any problem regarding the content, copyright, please leave a report below the article. We will try to process as quickly as possible to protect the rights of the author. Thank you very much!

*We just want readers to access information more quickly and easily with other multilingual content, instead of information only available in a certain language.

*We always respect the copyright of the content of the author and always include the original link of the source article.If the author disagrees, just leave the report below the article, the article will be edited or deleted at the request of the author. Thanks very much! Best regards!