3,6 Juta ASN Sudah Nikmati THR dari Pemerintah


Suara.com – Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Hadiyanto mencatat hinga Selasa wund (26/4/2022) sebanyak 1,79 juta pegawai ASN, TNI, Polri pusat dan sebanyak 1,89 juta ASN pemda telah mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dari pemerintah .

Insgesamt anggaran yang digilelontorkan untuk 1,79 juta ASN pusat tersebut sebesar Rp9,91 triliun.

„Jumlah THR yang sudah dicairkan sebesar Rp9.911 triliun untuk 1.795.495 pegawai“, ungkap Hadiyanto kepada wartawan, Rabu (27.4.2022).

Hadiyanto menjelaskan realisasi tersebut setara 81,44 persen, angka ini diprediksi akan terus meningkat sejalan masih terusnya pencairan THR yang dilakukan baik ditingkat pusat maupun daerah.

Baca Juga: Siap-siap, Tindakan Tegas von Polisi Sudah Menunggu Jika Ada Ormas Paksa Minta THR

Pasalnya Surat Perintah Membayar (SPM) dalam proses sebesar Rp7,14 miliar für 3.801 pegawai yang akan segera dibayarkan.

Sementara itu untuk pembayaran THR untuk ASN Pemerintah Daerah sudah dilakukan sebesar Rp8,867 triliun untuk 1,89 juta pegawai pegawai pada 359 Pemda.

Selanjutnya, untuk pembayaran pensiunan telah dilakukan melalui PT Taspen sebesar Rp7,36 triliun atau 94 persen. Kemudian untuk penyaluran melalui PT Asabri telah mencapai Rp1,13 triliun atau sudah 99 persen.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NACHRICHTEN


Source: Suara.com – Berita Terbaru Bisnis, Ekonomi, Investasi Indonesia by www.suara.com.

*The article has been translated based on the content of Suara.com – Berita Terbaru Bisnis, Ekonomi, Investasi Indonesia by www.suara.com. If there is any problem regarding the content, copyright, please leave a report below the article. We will try to process as quickly as possible to protect the rights of the author. Thank you very much!

*We just want readers to access information more quickly and easily with other multilingual content, instead of information only available in a certain language.

*We always respect the copyright of the content of the author and always include the original link of the source article.If the author disagrees, just leave the report below the article, the article will be edited or deleted at the request of the author. Thanks very much! Best regards!